Selasa, 22 Maret 2016

Review Buku - "Cincin Merah di Barat Sonne"


Selesai juga akhirnya baca bukunya Andi Arsana (Penulis) dengan judul Cincin Merah di Barat Sonne. Awalnya beli buku ini tertarik karena terpikir bahwa ini adalah buku "Petualangan", dimana didalamnya bisa lihat foto-foto perjalanannya. Tapi sayang di sayang, oleh Andi Arsana ternyata tidak dilampirkaan foto-foto pelayarannya dengan kapal Sonne, dan harapan untuk melihat foto-fotonya pun sirna saat membaca kata pembuka di "Pesan dari dermaga" dimana dijelaskan bahwa nama dari beberapa orang dibuku ini akan disamarkan.^^ Kalau alasan dari sang Penulis, untuk melindungi kehidupan pribadi masing-masing orangnya, karena mereka tidak tahu bahwa petualangan bersama mereka akan dibukukan. Maklumlah, aku orang awam yang senang membaca sembari membayangkan, akan lebih merasa berada disana kalau lihat fotonya.

Cincin Merah di Barat Sonne ini bercerita tentang Petualangan pelayaran Andi Arsana dalam program university of the sea. University of the Sea sendiri merupakan kerjasama banyak institusi internasional, yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan pemahaman sumber daya manusia di Asia Pasifik dalam bidang kelautan melalui penelitian. University of the Sea bekerjasama dengan Geoscience Australia, dimana Andi bersama dengan peneliti-peneliti dan mahasiswa dari belahan dunia lainnya yang terpilih akan melakukan survei dan pemetaan di Samudera Hindia selama satu bulan.

Karya ini menceritakan tentang apa saja yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa University of the Sea selama sebulan, baik dari tugas masing-masing, apa saja yang mereka lakukan dikala waktu luang, gambaran masing-masing individunya, perbedaan Indonesia dan bukan Indonesia, sampai hal-hal teknis kebumian. Bahasa yang digunakan cukup mudah untuk dicerna orang-orang awam kayak aku, yang sama sekali tidak pernah bersentuhan dengan ilmu kelautan, kebumian dll. Apalagi dengan contoh-contoh yang lebih praktis, itu membuat pembaca jadi lebih mengerti. Bahkan aku sekarang jadi tahu, bahwa GPS ternyata sebuah merk hehe.... Sistemnya sendiri bernama GNSS (Global Navigation Satelit System), nah GPS ini merk GNSS yang dikeluarkan oleh Amerika. Padahal selain GPS ada lho merk lainnya : GLONASS dari Rusia, Galileo dari Uni Eropa dan Beidou dari China.

Diselingi cerita tentang kehidupan Andi Arsana sendiri dengan keluarga dan sebagai mahasiswa di Australia plus Dosen di UGM, membuat buku ini nggak melulu tentang teknis yang berhubungan dengan kelautan. Ada satu bab yang juga tidak berhubungan dengan teknis, dan Aku pribadi merasa tergelitik janggal, yaitu saat bab "Titik kecil", karena bab ini bab yang paling puitis sepanjang buku. Entah kenapa....hehehe

Baca buku ini banyak dapat ilmu lain, tapi nggak merasa seperti baca buku pelajaran. Bintang tujuh setengah dari sepuluh bintang deh, kalau diminta untuk menilai. Penilaiannya bukan dari jago atau nggaknya sang penulis mengolah dan merangkai kata, karena aku tahu hal itu tak perlu diragukan lagi. Tetapi dari kenikmatan orang awam kayak aku untuk menikmati salah satu novel yang sarat akan ilmu kebumian. Namun perlu digaris bawahi, ini kembali lagi ke kesukaan masing-masing individu akan sebuah genre novel ^^.

Selasa, 15 Maret 2016

Rambut rontok dengan lebaynya

Disebut dengan postpartum hair loss, yaitu kerontokan rambut yang dialami oleh wanita dan terjadi setelah melahirkan atau dalam masa menyusui. Sepertinya itu yang sedang terjadi pada aku saat ini, tapi pertanyaannya, "kenapa baru sebulan belakangan?". Padahal aku melahirkan sudah 3 bulan yang lalu.

Sejujurnya aku juga tidak tahu apakah kerontokan ini terjadi dikarenakan setelah melahirkan atau bukan, namun justru alasan ini yang aku harapkan. Karena shampo yang sudah lama aku gunakan belum juga aku ganti, tidak ada perubahan yang berarti dalam perawatan rambut, makanya aku berkesimpulan dan berharap seperti itu...

Karena rontoknya terlalu lebay, akhirnya coba untuk bercengkrama lagi dengan om google untuk cari tahu tentang postpartum hair loss, a.k.a rontok pasca melahirkan. Ternyata kerontokan ini masuk dalam kategori normal, walaupun yang rontok dalam satu hari bisa sampai 100 helai T____T..noooo.... (kalau lebih dari 100 helai, baru mesti diperiksakan, tp gimana ngitunginnya -_-") 

Postpartum hair loss terjadi karena hormon yang berubah karena hamil dan melahirkan. Saat hamil, hormon esterogen bertambah, sehingga membuat pertumbuhan rambut menjadi lebih baik dari sebelumnya, seperti rambut terlihat lebih berkilau, lebih tebal, tidak bercabang, dll. Namun setelah melahirkan, hormon esterogen akan kembali menurun menuju normal, sehingga berpengaruh pula terhadap rambut sang ibu yang kemudian menyebabkan rontok. Postpartum hair loss biasanya terjadi selama 6 sampai dengan maksimal 12 bulan setelah melahirkan. (OMG.....T_____T)

Walau tahu ini "biasanya" normal terjadi pada ibu-ibu pasca melahirkan, masa iya terus diam diri begitu saja meratapi nasib, ya nggak dooong, berikut beberapa hal yang dirangkum dari beberapa situs, dan bisa dilakukan untuk membuat kita lebih nyaman dengan kerontokan tersebut :
- Memotong Rambut, coba gaya rambut yang berbeda, biar lebih fresh, lebih caem 
- Hindari penggunaan Hairdryer/Catok Rambut, karena akan memperparah keadaan rambut, udah rontok, tambah patah-patah atau pecah-pecah pula
- Hindari Penggunaan bahan kimia, seperti obat keriting, highlight, cat rambut dll
- Gunakan Shampoo yang sesuai, jangan lupa conditioner dan vitamin rambutnya
- Hindari menyisir saat rambut masih basah, karena saat basah rambut lebih rapuh
- Hindari penggunaan sisir dengan gigi rapat, gunakan sisir dengan gigi sisir yang lebih renggang
- Hindari Stress, mau setelah melahirkan atau engga, stress nggak pernah bagus akibatnya bagi seseorang
- Konsumsi makanan sehat, yang nutrisinya baik untuk rambut seperti : Daging merah, kacang kering, biji-bijian, kacang-kacangan, kenari, keju, telur, sayuran, makanan laut, dll

Tambahan nih, ada beberapa bahan alami yang bisa membuat kita-kita yang rambutnya rontok secara ber-lebay-an bisa lebih nyaman :
- Jahe : jahe memiliki cara khas tersendiri untuk merangsang pertumbuhan folikel rambut sehingga rambut dapat tumbuh lebih cepat. Untuk memperoleh minyak perawatan rambut rontok dari jahe, cukup dengan memarut rimpang jahe segar lalu campur dengan sedikit minyak wijen. Oleskan campuran jahe dan minyak wijen pada kulit kepala dan rambut sambil sesekali dipijat perlahan-lahan, setelah selesai dipijat diamakan saja selama 10 menit baru bisa dibilas.
- Minyak Lavender : Minyak alami ini dapat membantu Anda mengatasi masalah rambut rontok dan telah terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Pijat kulit kepala yang telah dioleskan dengan minyak lavender kurang lebih selama 15-20 menit, gunakan minyak lavender secara teratur setiap 2 kali setiap minggu.
 - Lidah Buaya plus Madu : Metode lainnya untuk mengatasi permasalahan rambut rontok adalah dengan menggunakan lidah buaya dan madu. Campur lendir lidah buaya dengan madu murni lantas oleskan bahan alami tersebut pada kulit kepala dan rambut, diamkan 20 menit sebelum dibersihkan.
- Kemiri : Sangrai (goreng tanpa minyak) kemiri terlebih dahulu, aduk terus menerus hingga keluar minyaknya, tampung minyaknya dan setelah dingin oleskan ke kulit kepala sembari dipijat lembut, boleh juga dioleskan dengan merata keseluruh rambut. Diamkan selama 20 menit kemudian bilas dengan air hangat hingga bersih, gunakan sebanyak 2-3 kali dalam seminggu.
- Seledri plus Telor : Ambil beberapa batang seledri yang telah dicuci bersih, potong-potong dan blender hingga halus, campurkan dengan telur yang telah dikocok, lalu oleskan di kulit kepala sambil dipijit, diamkan hingga 30 menit, kemudian bilas hingga bersih. 

Okeh, itu beberapa hal yang bisa diupayakan, daripada tidak melakukan apa-apa dan hanya termenung di pojokan sambil meratapi helaian rambut yang terus berguguran #ciaaah... namun juga perlu diingat, apabila memang rontoknya karena pasca melahirkan, ini hanyalah bersifat sementara saja, dan kabar baiknya adalah dimana ada rambut yang rontok, pasti ada rambut yang akan tumbuh lagi. semoga....

Sumber :
http://meetdoctor.com/mobile/article/normalkah-rambut-rontok-setelah-melahirkan#/page/1
http://www.ciricantik.com/mengatasi-rambut-rontok-dengan-obat-alami/
http://mengatasirambutrontok.net/membuat-penumbuh-rambut-alami-sendiri/