Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Maret 2017

Long Distance Relationship - LDR Siapa takut?!


Beberapa waktu lalu ada saudara satu kewarganegaraan yang curhat tentang hubungan dengan “sang pacar” atau kita sebut saja SP :p. Dimana saudara satu kewarganegaraan (kita sebut saja SSK) ini merasa di khianati oleh SP. Tempat tinggal mereka cukup jauh, sehingga bisa disebut hubungan mereka hubungan jarak jauh alias LDR (Long Distance Relationship) yang membuat si SP menghadirkan alien helo kiti berambut panjang yang katanya cuma temennya.

LDR memang susah susah gampang untuk dijalani. Mungkin kalau yang sudah pernah menjalani dan ternyata berhasil hingga ke jenjang pernikahan akan merasa gampang gampang susah. Tapi bagi yang sudah mencoba LDR namun gagal, akan merasa susah susah susah. -___-"

Setelah menghimpun dari beberapa sumber, hidup ataupun online. Ini yang diperhatikan kalau mau LDR-an :
  1.  Pastikan kamu punya pasangan
  2. Pastikan pasangan kamu hidupnya jauh. Antar kota, antar provinsi, atau malah antar planet kaya depok-bekasi ^^
  3. Keterbukaan alias jujur. Jangan cuma mau pasangan saja yang jujur, tapi kamunya tukang kibul. Ini juga berlaku kalau memang sudah tidak ingin bersama. Jujurlah!
  4. Menjaga si “amanah” dan si “Iman”. Dengan komitmen untuk LDR, berarti kalian bisa menjauhkan diri dari alien helo kiti berbagai macam rambut
  5. Sabar dan percaya (disini juga masuk kata pengertian, asal pacar melakukan kegiatan yang tidak termasuk zona menghadirkan alien botak ataupun berambut panjang, sah sah saja. Jangan menuntut!)
  6. Mau mendengarkan. Jangan ngoceh sendiri, kuping di kiri dan kanan untuk mendengarkan bukan untuk pajangan
  7. Jaga komunikasi, untuk waktu ataupun sarana yang mau digunakan. Semisal : Cuma bisa menelpon malam saja, karena si dia kalau siang kerja. Jadi siangnya cuma bisa by message dll
  8. Pastikan selalu ada pulsa baik pulsa nelp ataupun pulsa internet. Kalau nggak ada duit untuk beli? Modal nyong! atau Kalau sabar nunggu bisa berkirim surat >,< via pos atau burung merpati
  9. Dan yang terakhir. Waspada. Pacar kalian bukan malaikat. No.9 ini bertolak belakangkah dengan poin no.5? engga, tapi menguatkan. Kita memang harus percaya, jangan sedikit-dikit curiga. Tapi kalau misal sudah ada bukti. Jangan justru menyanggah dan tutup mata serta merasa hubungan masih baik-baik saja.
Mau LDR atau tidak jika kamu ada didalam sebuah hubungan, tetap sayangi dirimu. Jangan biarkan hubunganmu justru malah menghambatmu menjadi orang yang lebih baik, baik dalam bidang kuliah, pekerjaan, hubungan dengan keluarga, hubungan dengan teman. Jika hubunganmu justru menghambatmu mungkin memang sudah saatnya kamu menyudahi hubungan itu dan membuka peluang untuk menata hubungan yang baru dengan makhluk Tuhan yang tampan atau cantik lainnya. 

Dan jika pasangan mu sudah lebih banyak membuatmu merasa tidak nyaman, mungkin dia memang bukan untukmu. Pernah ada teman yang hampir menikah namun gagal karena ada helo kiti berambut panjang, Ia berkata “Buang waktu mempertahankan dia, ternyata selama ini gw nge-jagain jodohnya orang lain”.

Hargai dirimu!

Sabtu, 14 Januari 2017

Tips memaksimalkan otak ala ibu - ibu

Jadi istri fulltime di rumah baru (read : kontrakan) membuat aku belum punya teman untuk ngobrol. Tetangga cuma ada satu di sebelah, dia punya anak dan suami yang harus diurus. Dan aku bukan tipe yang nenangga tanpa "alasan". Kami hanya beberapa kali menyapa ringan sembari lewat. Kerjaan yang dikerjakan di rumah pun masih itu-itu saja. Pekerjaan di luar rumah, masih dikondisikan alias masih nyari. Hal ini terkadang membuatku merasa tidak memaksimal kan otak-ku. 

Tapi aku ada tips bagi ibu-ibu / istri atau status lain yang berada di posisi dan kondisi yang sama seperti diriku, agar kita masih dapat memaksimalkan otak kita walau dengan situasi yang kita hadapi saat ini. Tidak perlu keluar uang banyak, simpel dan mudah. 

Tipsnya :
- Tidur malam yang cukup. Tidak kurang, tidak juga berlebihan.
- Makan makanan yang sehat. Sayuran, kacang-kacangan, ikan dll.
- Membaca. Bisa buku, koran, website .
- Menulis. Apapun bisa dituliskan, dan dimanapun dapat menulis : blog, buku harian, micr.Word, dll
- Bermain game. Game strategy : catur, go, sudoku, dll. Kalau tidak punya bentuk aslinya, unduh saja.
- Mengisi TTS. Nggak usah bingung cari tts, download saja aplikasinya.
- Olahraga. Agar peredaran darah ke otak bisa maksimal. Olahraga ringan saja seperti senam, zumba, pilates atau yoga yang bisa dilakukan di rumah
- Belajar bahasa baru. Saat ini sudah banyak aplikasi smartphone yang dapat di unduh untuk belajar bahasa baru.
- Mengobrol. Sama siapapun, dan jangan lupa tersenyum (walau ngobrol nya hanya melalui telpon atau whatsapp) ^.^
Dan yang terakhir :
- Belajar bermain musik. Kalau ada alat musiknya, kalau ada yang ngajarin dirumah. Siapa tahu... ^^,
UPDATE
- Belajar kerajinan tangan. Saat ini lagi gemar ber"crochet"ria. Masih amatir, masih harus banyak belajar. Crochet bisa membantu melatih konsentrasi dan kesabaran lho.
- Mencoba memasak resep baru. Kalau ibu ibu dapur merupakan workplace lah yaaa, jadi sudah terbiasa, tapi mencoba resep masakan yang bukan cuma itu itu saja, bisa jadi kepuasan tersendiri lho, apalagi jika si suami senang dengan hasilnya 😂

Semoga tips singkat dan padat diatas berguna bagi yang ingin menggunakannya.

Apapun yang kita lakukan di hidup ini, jangan lupa untuk selalu beribadah kepada Sang Pencipta Allah SWT dan selalu bersyukur. Karena apapun yang kita lakukan jika tanpa ridho dan ijinNya, segalanya takkan lancar dan berkah.