Minggu, 26 Juni 2016

Perencanaan Mudik Motor 2016

Ramadhan kali ini sudah Ramadhan kedua setelah menikah, dan sudah berkali-kali mudik ke kampung suami Purwokerto. Tapi, baru pertama kali ini kepikiran untuk mudik pakai motor. gila?! pakai motor?! apa gak jauh? ya jauh, tapi saya nggak gila ^^ jarak dari depok - purwokerto kurleb (kurang lebih) 390 km.
Kenapa mudik pakai motor?
1. Kehabisan tiket kereta untuk di tanggal yang di tentukan, yaitu seminggu setelah lebaran.
2. Mumpung masih muda masih kuat untuk naik motor jauh
3. Mending dikatain "gila" sekarang, daripada nanti udah tua dikatain begitu, sakiiitnya tuh disini :p
4. Bisa nambah bahan cerita hidup, bisa di ceritain juga ke anak cucu.
5. Pengen liburan yang seru!
Yaaa, alasannya kurleb itu.

Setelah mutusin untuk mudik pakai motor, mulai lah persiapan untuk semuanya. Persiapan awal adalah browsing untuk cari tahu jalannya, karena suami juga belum pernah mudik pakai motor, jadi nggak tahu secara pasti jalannya. Banyak kok yang share rute mudik dari Jakarta-Purwokerto, misal salah satunya ini

Atau ada yang share seperti ini disalah satu blognya "Rute yang kami tempuh yaitu Jakarta - Bekasi Kota - Cikarang - Karawang - Sukamandi - Pamanukan - Lohbener - Arjawinangun - Cirebon - Brebes - Tegal - Slawi - Bumiayu - Purwokerto. Kami memilih lewat Slawi karena takut kena macet di jalur Ketanggungan Brebes"

Sebenernya bebas mau lewat mana saja, kesukaan masing-masing. Suami lebih milih pantura, karena kata dia jaraknya lebih pendek dibanding jalur selatan. Untuk estimasi waktu tempuh, masing-masing pemotor juga berbeda-beda. Ada yang bilang 9 - 15 jam, tergantung berapa lama ybs memacu kendaraannya, keadaan jalan, banyaknya istirahat, de el el faktor lainnya. Oia faktor tanggal keberangkatan atau pulang juga berpengaruh terhadap lamanya perjalanan. Banyaknya kendaraan yang mudik juga pasti akan menambah kemacetan di jalan. Aku dan suami memutuskan untuk berangkat H+9 setelah lebaran, mungkin karena terpikir bahwa tanggal segitu, orang-orang mulai pulang kembali ke Jakarta. Semoga saja perkiraan kami benar.

Ok, setelah sudah mendapatkan rute mudiknya. Sekarang membuat ceklis apa saja yang harus dipersiapkan. Karena mudiknya pakai motor, maka motornya yang harus dibuat kuat staminanya. Mulai service besar, ganti oli, ganti ampas rem, dan ganti lainnya yang perlu diganti agar motornya lebih fit untuk bepergian jarak jauh. Motor suami new vixion, masih puolos gak dimacem-macemin. Urusan permotoran adalah urusannya dia, urusan Wapres selain motor dan cari jalan sebenernya. hehehe.

Kemarin sempat membuat ceklis contohnya seperti ini ceklist untuk memudahkan pemula mudik motor agar tidak ada keperluan yang tertinggal. Tapi jangan sampai juga kebanyakan bawa barang, agar tidak repot dijalan. Kalau mau bawa makanan berat pun bisa, dibungkus pakai kertas nasi agar bisa dibuang jika sudah habis sehingga tidak memberatkan bawaan. Kalau mau bawa makanan ringan, cari cemilan yang manis, untuk menambah kekuatan di perjalanan. Karena dengan membawa makanan bisa lebih menghemat pengeluaran, dibanding jajan di sepanjang perjalanan. Tapi kalau mau jajan sembari istirahat ya monggo ^^.

Sepertinya cukup itu saja dulu yang harus dipersiapkan, nanti di update lagi apa saja yang perlu ditambahkan atau dilakukan.

Ciao.!

Sumber : 
http://www.riskiringan.com/2013/08/mudik-motor-1434-h-jakarta-bumiayu-part.html
http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=1113646

Selasa, 21 Juni 2016

Nasi Sate / Nasi Tusuk

Makanan yang ditusuk kalau di Indonesia namanya sate.Yang namanya sate biasanya daging-dagingan, dan yang namanya sate biasanya dibakar, tapi ini beda. Nemu resep ini dari share-an di facebook. Yang dijadikan sate kali ini adalah makanan pokoknya indonesia alias nasi. Tapi oleh si empunya resep (lily chan) disebut nasi tusuk. Awalnya nasi tusuk ini, terinspirasi dari nasi roll keju buatannya sendiri. Kurang lebih sama, hanya penyajiannya saja yang berbeda. Kalau mau resep asli dan lengkapnya klik ini

Iseng pengen nyobain bikin, karena terlihat tidak sulit. Untuk bahannya sendiri pun mudah didapat.
Bahan :
- Nasi
- Sosis
- Keju
- Garam
- Telur kocong lepas
- Tepung Terigu (aku pakai segitiga biru)
- Tepung Roti (optional)

Cara membuat :
- Goreng Sosis sampai matang. Di resep asli sosis satu yang digunakan untuk satu tusuk. Tapi karena aku cuma mau bikin dikit, satu sosis aku bagi dua agar lebih pendek, dan aku belah dua, jadi salah satu satu sisi datar. Tiriskan.
- Ambil nasi, masukkan ke bejana/mangkok, beri garam dan keju, campuuuuur.
- Ambil Nasi sedikit saja untuk membuat satu tusuk. Pipihkan di piring dengan dialasi plastik sebelumnya. masukkan sosis yang sudah di goreng (kalau aku, ditambahkan keju lagi), gulung-gulung, dipadatkan.
- Tusuk gulungan nasi yang sudah dipadatkan. aku gak nemu tusuk sate dirumah, akhirnya pakai tusuk es krim, karena itu yang ada, hahaha
- Lumuri dengan tepung terigu.
- Gulingkan di atas telur.
- Gulingkan di atas tepung roti.
- Simpan di kulkas sebentar, agar tepung lebih nempel.
- Goreng dengan api sedang sampai matang kuning kecoklatan.

Saran : Karena bikinnya pas puasa, agak ragu-ragu ngasih garemnya, takutnya keasinan. Eh ternyata malah kurang asin -_-". Kalau mau yang agak "hot" bisa campur lada bubuk juga. Untuk isian sebenarnya bebas pakai apapun juga bisa, mau pakai sayur pun bisa, yang penting "sudah matang". Jangan lupa saat membentuk nasi harus padat, agar tidak buyar.

Beberapa penampakan cara buatnya :

Ini penampakan sosis yang lagi di goreng, cuma butuh tiga sosis aja, dibelah-belah jadi seperti ini.


Ini nasi yang sudah diisi dan di tusuk-tusuk.

Setelah dibentuk, mulai di taburi dengan tepung terigu.

Di guling-guling di telor.

Tambahin tepung panir/ tepung roti.
Taraaaaaaaaaaaa!!! ini penampakan sudah matangnya, maaf yaaa, tidak dihias, udah nggak sabar ^^,

Selamat berkreasi !!!